Senin, 29 Maret 2021

FGD MKKS SMA KAB BANTAENG :Hindari Over Kewenangan Untuk Menjadi SMA Hebat


Suara Guru Kabupaten Bantaeng; Bantaeng 30 Maret 2021; Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Bantaeng menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama operator, Bendahara, dan Wakil Kepala UPT Satuan Pendidikan dalam wilayah Kabupaten Bantaeng di Aula SMAN 4 Bantaeng. Turut Hadir dalam kegiatan ini adalah Ketua MKPS Bantaeng,  Bahar, SS., MM, Syafruddin, S.Pd., MM sebagai Ketua MKKS SMA Kabupaten Bantaeng, dan seluruh Kepala UPT Satuan Pendidikan SMA se Kabupaten Bantaeng.

Bahar, SS., MM sebagai Kasi Pembinaan SMA Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Wilayah V Bantaeng-Bulukumba berharap partisipasi aktif para Peserta didik dan semua stakeholder Pendidikan dalam  menjaga sinergitas demi pengembangan pendidikan di Kabupaten Bantaeng. Perlu di ingat bahwa dalam pengelolaan pendidikan di sekolah diharapkan dapat bersinergi dengan baik jangan ada unsur yang over kewenangan. Selanjutnya perlu diingat  bahwa dalam pengelolaan satuan pendidikan harus dipastikan bahwa Sarana pendidikan disekolah harus mampu penuhi standar layanan pendidikan persekolahan.

Selanjutnya Ikbal Azis, SE sebagai operator di SMAN 4 Bantaeng menyampaikan suara hatinya terkait SK pembayaran honorer berdasarkan jumlah jam 19/pekan x 20.000,- berarti sehari hanya dihitung Kerja 4 jam/hari sementara  kerja operator Hampir selalu on time setiap saat. Lebih lanjut Ketua MKKS Kabupaten Bantaeng berjanji akan menindak lanjuti dengan rencana Bersurat secara berjenjang kepada dinas pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan terkait jam kerja operator dan tenaga kependidikan yang lain di sekolah.

Andi Arung sebagai Kepala SMAN 1 Bantaeng mengkritisi SK APBD terkait honor tenaga pendidik yang mengajar di kelas XII agar Tetap dipertimbangkan pembayaran honornya pada bulan Mei dan bulan Juli setiap tahun berjalan. 

amykajang@gmail.com





Selasa, 23 Maret 2021

Kadisdikbud Bantaeng: Gandeng Putera Sampoerna Foundation

 


Suara Guru Kabupaten Bantaeng, Rabu 24 Maret 2021; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng menutup secara resmi Kegiatan Konferensi Kerja I PGRI Cabang Khusus SMP Bantaeng Barat di Aula SMP Negeri 3 Bissappu.

Drs. Muhammad Haris, M.Si sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng mengapresiasi kegiatan  teman-teman guru kita yang telah melakukan sebuah kolaborasi yang baik melalui Pengurus PGRI Kabupaten Bantaeng untuk peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah masing dengan merancang, membuat dan mempublish video pembelajaran.  

Lebih lanjut Muhammad Haris menyampaikan bahwa Kemarin kita sudah melakukan perjanjian kerjasama dengan lembaga non formal yang bergerak di bidang pendidikan yakni dengan putera Sampoerna foundation.   Putera Sampoerna foundation ini melakukan pendampingan dalam implementasi literasi, numerasi dan pengembangan pendidikan.  Hal ini saya sampaikan kepada hadirin karena di hadapan saya yang hadir adalah teman-teman para pendidik di tingkat SMP kebetulan Sampoerna foundation itu bergeraknya di tingkat SMP.  

Selanjutnya beliau ingatkan agar dipahami dengan baik oleh teman-teman guru dan sebagainya posisi Program Sampoerna foundation terhadap pengembangan MGMP, MKKS dan KKG di Kabupaten Bantaeng yang insya Allah akan  secara virtual.

Lebih lanjut Beliau ingatkan agar teman teman guru tergerus tetapi seolah-olah menggampankan sesuatu dilakukan diucapkan tanpa berpikir sebagai contoh misalnya terkadang teman kalau ada  yang mungkin tidak sadar sesuatu yang tidak diperlukan untuk diviralkan tapi diviralkan misalnya justru diangkat terkadang kita dengan tidak sadar atau dianggap main-main tapi itu menjadi penilaian yang tidak benar contoh buat status di Facebook contoh ada teman seorang guru statusnya itu siswa-siswa belajar di rumah jarang di sekolah baru gambar kuda. Hal ini beri penjelasan bahwa ada ketidak pedulian kita terhadap satuan pendidikan. 

Sebagai bentuk peenghargaan kepada pendidik  kita Pemerintah Kabupaten Bantaeng sudah membuat rancangan Peraturan Bupati tentang tata cara pemakaman tentang tata cara pemakaman agar teman-teman guru yang meninggal dan dikebumikan di mana kita mengantar mayat itu menjelaskan kepada keluarganya.


Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng: Pahami Jati Diri Organisasi PGRI

 



Suara Guru Kabupaten Bantaeng; Rabu 24 Maret 2021 Pengurus PGRI Cabang Khusus SMP Bantaeng Barat menyelenggarakan Konferensi Kerja I di Aula SMPN 3 Bantaeng. Secara resmi kegiatan ini di buka oleh Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng.

Turut hadir dalam kegiatan ini adalah Syafruddin, S.Pd., MM sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng, Hasirun, S.Pd., M.Pd., sebagai Korwas Disdikbud Bantaeng, Pengurus PGRI Kabupaten Bantaeng antara lain Muhammad Yusuf, S.Ag., M.Pd, Rohani Haya, S.Ag., M.Pd., Hj. Muthmainnah, S Pd., MM, Mappasabbi, S Ag., MA.

 Nurmin, S.Pd., MM sebagai Ketua PGRI Cabang Khusus SMP Bantaeng Barat berharap agar terjalin sinergitas antara Kadisdikbud Bantaeng dan Pengurus PGRI Kabupaten Bantaeng.

Syafruddin, S.Pd., MM sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng menyambut dengan hangat keinginan pengurus PGRI Cabang Khusus SMP Bantaeng Barat yang meminta penguatan pada Kadisdikbud Bantaeng dan Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng. 

Lebih lanjut Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng mengajak semua pihak untuk memahami secara mendalam jati diri organisasi sesuai dengan Tema kita hari ini yakni PGRI sebagai organisasi profesi yang menguatkan sinergitas dalam meningkatkan Profesionalisme Guru di Era kekinian. Saya sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng ingin menggarisbawahi bahwa  PGRI itu bersinergi tentunya yang kita temani bersinergi adalah dinas pendidikan, namanya kita bersinergi ini berarti kita akan selalu bersama bersinergikan  kekuatan kita di dunia pendidikan, oleh karena itu apabila dalam menjalankan organisasi ini terdapat berbagai hal yang menyenangkan dan membuat kita seolah-olah tidak berhenti tetapi saya ingin mengatakan kepada kita bahwa kita diberikan amanah oleh anggota untuk menjalankan roda pemerintahan dan organisasi dengan  senantiasa berpijak pada posisi kita sebagai pengurus organisasi dan Aparat Pemerintah,  ketika kita berpijak pada profesi kita sebagai seorang guru karena dinas pendidikan dengan program-programnya dan kalau berjalan dengan baik Insya Allah apa yang kita harapkan melalui tema yang kita hari ini itu bisa kita wujudkan.  

Sesungguhnya apa yang kita sumbangkan untuk organisasi ini saya yakin seluruh pengurus akan mengatakan tidak cukup untuk membiayai operasional organisasi ini.

organisasi ini sudah cukup besar jasanya dalam mengantar teman-teman guru sampai pada kondisi hari ini oleh sebab itu kita hadir hari ini hanya ingin memberikan penghormatan kepada orang-orang yang terdahulu yang telah lebih awal berjuang untuk organisasi ini.

Sebelum ada tunjangan sertifikasi kita pernah menikmatinya tetapi guru teman-teman guru yang lahir setelah tahun 2005  tidak terlalu merasakan apa yang kita rasakan sehingga hari ini sejarah itu harus berkesinambungan informasi itu  supaya teman-teman guru menjadi paham apa pentingnya kita berada di organisasi ini sebagai organisasi ini yakin bahwasahya tidak mungkin orang lain selain guru yang akan memperjuangkan tentang kesejahteraan guru.   Oleh sebab itu sebagai pejuang di organisasi ini secara internal kita ini yang harus Selalu menguatkan semangat untuk memberikan pelayanan jadi kita ingin mengatakan bahwasahnya kita ada di negeri ini dan kita ingin memberikan apa yang diminta oleh teman-teman guru untuk menghadirkan layan profesi bagi teman teman guru dalam rangka menjaga keseimbangan antara pemerintah dengan organisasi ini.

Oleh sebab itu marilah kita saling menjaga dan saling menguatkan antara satu dengan yang lain organisasi ini pemerintah untuk mewujudkan visi misinya kita bantu dinas pendidikan untuk sama-sama bergerak.

Berkaitan dengan program kerja yang akan disusun nanti kita akan meramu sedapat mungkin Dapat berorientasi pada peningkatan mutu khususnya peningkatan kompetensi teman-teman guru dalam rangka penguasaan IT untuk mendukung proses belajar mengajar,  karena anak-anak kita hari ini sudah bosan dengan WhatsApp tugas dikirimkan melalui WhatsApp jawabannya dikirimkan juga melalui WhatsApp semuanya begitu anak-anak kita butuh suasana yang baru.

Lebih lanjut Syafruddin, S.Pd., MM sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng menyampaikan beberapa pesan kepada peserta konferensi Kerja I PGRI Cabang Khusus SMP Bantaeng Barat bahwa pengurus PGRI Kabupaten Bantaeng berupaya sekuat tenaga menjalin kerja sama  dengan Universitas Muslim Indonesia dan Universitas Negeri Makassar Untuk   menghadirkan layanan pendidikan tinggi di Kabupaten Bantaeng.

amykajang@gmail.com





Senin, 22 Maret 2021

Ikhtiar Pemda Bantaeng Hadirkan Layanan Pendidikan Tinggi Di Bantaeng

 Bupati Bantaeng MoU UMI Makassar Hadirkan Layanan Dikti



Ketua PGRI Bantaeng: Pengurus Harus Lahir sebagai Pejuang

 



Suara Guru Kabupaten Bantaeng, 22 Maret 2021 Pengurus PGRI Cabang Khusus SMP Bantaeng Timur menyelenggarakan Konferensi Kerja I PGRI Cabang Khusus SMP Bantaeng Timur yang diselenggarakan di Aula SMPN 1 Pa’jukukang Kabupaten Bantaeng. Kegiatan ini di buka secara resmi oleh Syafruddin, S.Pd., MM sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng.


Turut hadir dalam kegiatan ini adalah Syafruddin, S.Pd., MM sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng, H. Muhammad Nasir, S.Pd., MBA, Muhammad Yusuf, S.Ag., M.Pd., Sakran, S.Pd., MA, Dra. Hj. Shaurawiyah, MM, Hj. Mutmainah, S.Pd., MM, Haerani, S.Pd., MM dan Sitti Subaedah Alam, S. Ag., S.Pd., M.Pd.

Muhammad Irsan, S.Pd., M.Pd sebagai Ketua Panitia pelaksana menyampaikan rasa terima kasih Kepada Bapak Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng dan  melaporkan beberapa hal terkait kegiatan ini. Menurut ketua panitia Kegiatan ini terlaksana sesuai dengan rencana kita laksanakan tanggal 22 Maret 2021 di SMP Negeri 1 Pa’jukukang. Selanjutnya yang ingin saya sampaikan kepada bapak Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng dan para peserta sekalian bahwa kegiatan kita hari ini dihadiri oleh ketua ranting, sekretaris dan bendahara ranting atau yang mewakili masing-masing Ranting. Jadi hari ini masing-masing Ranting itu diwakili oleh masing-masing 3 orang yang   tersebar pada  7 ranting.

Darwis, S.Pd. sebagai Ketua PGRI Cabang Khusus SMP Bantaeng Timur menyampaikan permohonan maaf atas ketidak-hadiran Kadisdikbud Bantaeng karena ada undangan atau pertemuan pada jam yang sama di ruang pola Bupati Bantaeng, namun dia tetap akan usahakan dan mengupayakan untuk hadir bersama-sama dengan kita semoga beliau selalu diberikan kesehatan dan kekuatan.

Lebih Lanjut Darwis mengajak kepada pengurus dan anggota PGRI Cabang Khusus SMP Bantaeng Timur untuk mengawal organisasi ini jauh lebih baik ke depan, apapun tantangan kedepan pasti bisa kita hadapi bersama bahwa tantangan ini adalah bagaimana membangun karakter anak bangsa situasi saat ini adalah tantangan buat kita bagaimana membentuk karakter anak kita. Oleh karena itu pembentukan karakter yang diharapkan bagi peserta didik selain dari penanaman konsep itu sendiri kita berikan keteladanan.  Guru sebagai Aktor dalam pembentukan karakter harus menjadi desainer sekaligus aktor untuk menjadi teladan bagi peserta didik karena sikap dan perilaku tidak cukup hanya untuk dipahami tetapi harus kita berikan contoh dan perbuatan kepada anak-anak kita Saya kira ini tugas kita ke depan dalam meningkatkan pendidikan di Kabupaten Bantaeng berkaitan dengan kegiatan Bapak Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bantaeng untuk bersama-sama mensukseskan dan mewujudkan visi misi Bupati Kabupaten Bantaeng yaitu meningkatkan sumber daya manusia.  Lebih Lanjut Darwis melaporkan bahwa dari 7 ranting ini anggota PGRI Cabang Khusus SMP Bantaeng Timur sebanyak 265 orang dari 18 SMP baik Negeri maupun Swasta yang terdiri dari  136 ASN dan 129 orang guru honorer. 


Syafruddin, S.Pd., MM sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng mengajak kepada peserta Konferensi agar senantiasa saling percaya dalam melaksanakan kerja profesional kita sebagai guru dimanapun kita berada. Pada masa jahiliyah orang saling tidak percaya kalau ketemu antara kelompok yang satu dan kelompok yang lain saling bunuh membunuh siapa yang kuat dialah yang berkuasa dan Islam kini hadir dimana Allah SWT menurunkan ayat ini untuk mengikat kita semua supaya kita senantiasa menjaga persaudaraan dan persatuan yang mengikat kita dalam persatuan di organisasi PGRI ini. 

Kami yakin bahwa organisasi ini tidak memberikan pelajaran dan contoh kepada kita menjadi antipati tetapi  kita diharuskan bersatu padu hadirkan perbedaan sebagai rahmatan Lil Alamin dalam mewujudkan jati diri organisasi ini sebagai organisasi profesi, organisasi perjuangan dan organisasi ketenagakerjaan.

Syafruddin lebih lanjut mengingatkan kita sebagai pejuang kita harus lebih dari yang lain mulai dari semangat pengorbanan, semangat untuk memberikan layanan itu kita harus hadir dan bisa memberikan semangat kepada kita untuk lebih bersemangat bekerja di PGRI dengan semangat pengabdian makanya di SK itu dicantumkan pengurus masa bakti jadi memang kita terpanggil untuk berbakti dan membaktikan diri untuk mengurusi organisasi ini. Oleh karena itu kalau kita menuntut apa apa dalam perjuangan ini, maka kita akan menjadi apatis.

Sumber: Infokom PGRI Kabupaten Bantaeng



Minggu, 21 Maret 2021

Kadisdikbud Bantaeng: Berharap Miliki Kapasitas Lebih Dalam Pengembangan SDM di Bantaeng

Suara Guru Kabupaten Bantaeng, Senin 22 Maret 2021 Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng beri arahan pada peserta konferensi kerja I PGRI Cabang Khusus SMP Bantaeng Timur yang dilaksanakan di Aula SMPN 1 Pa’jukukang Kabupaten Bantaeng. Lebih lanjut Kadisdikbud Bantaeng menginstruksikan kepada semua stakeholder Pendidikan di Kabupaten Bantaeng bahwa apabila  Berbicara  materi ajar dan seterusnya maka tolong dihadirkan Kepala Seksi Kurikulum dalam bentuk sinergitas untuk menciptakan harmonisasi dan tidak terkesan kita saling berlomba, karena bagaimanapun juga Kepala Dinas Pendidikan adalah Penasehat PGRI Kabupaten Bantaeng. 

Muhammad Haris secara tersirat berkeinginan membangun komitmen pengembangan pendidikan di Kabupaten Bantaeng tanpa bangunan sekat antara Kepala Seksi Kurikulum, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bantaeng maupun Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng, Segenap Unsur Pengurus dan Anggota PGRI yang lainnya. Pengembangan dan Peningkatan SDM di Bantaeng butuh kapasitas dan partisipasi semua pihak, Oleh Karena itu Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng dan segenap jajaran pengurus PGRI Kabupaten Bantaeng sampai Pengurus Cabang dan Ranting untuk senantiasa all out mendukung program pemerintah Kabupaten Bantaeng apapun konsekuensinya.

 Selanjutnya Muhammad Haris sebagai Kadisdikbud Bantaeng menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan progres kerjanya antara lain 1). Dinas Pendidikan Kabupaten Bantaeng pada tahun 2020 bulan Desember meluncurkan 1 peraturan Bupati Bantaeng Nomor 62 tahun 2020 tentang penyelenggaraan Pendidikan antikorupsi. 2).  Tahun 2020 bulan Desember kalau kita menilik dari pasal-pasal yang ada pada Perbup  tersebut maksud dan tujuannya adalah bagaimana pendidikan dapat mendesiminasi dan  mengidentifikasi nilai-nilai penyelenggaraan pendidikan anti korupsi. 3). Januari 2021 kita undang KKS mengkolaborasikan program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng.  

amykajang@gmail.com

Jumat, 19 Maret 2021

Konkercab I PGRI Cabang Khusus SMK Kabupaten Bantaeng : Tertib Iuran



Suara Guru Kabupaten Bantaeng, Sabtu 20 Maret 2021, Pengurus PGRI Cabang Khusus SMK Kabupaten Bantaeng menyelenggarakan Konferensi Kerja I PGRI Cabang Khusus SMK Kabupaten Bantaeng di Sentra Produksi Kopi Banyorang Kabupaten Bantaeng yang dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Wilayah V Bantaeng-Bulukumba yang diwakili oleh Drs. Samsud Samad., MM.

Turut hadir dalam Kegiatan ini Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Wilayah V Bantaeng-Bulukumba, Pengurus PGRI Kabupaten Bantaeng antara lain Muhammad Nasir, MBA, Baharuddin, S.IP., MM, Muhammad Yusuf, S.Ag., M.Pd., Dra. Hj. Shaurawiyah, M.Pd., Haerani, S.Pd., M.Pd., Rohani Haya, S.Pd., M.Pd., Saripuddin, S.Pd., MM.

Pada Konferensi Kerja I PGRI Cabang Khusus SMK Kabupaten Bantaeng menguat beberapa agenda perbaikan dan masukan tentang cara menertibkan regulasi dan penyaluran Iuran anggota PGRI dari  Ranting sampai PB PGRI. 

Lebih lanjut anggota ranting PGRI SMKN 3 Bantaeng mempertanyakan iuran untuk bulan Januari 2020 SMK 3 Bantaeng berdasarkan rekening koran di Bank Sulsel dinyatakan tdk masuk tapi bendahara gaji SMK 3 menyatakan terpotong.  Sejak 2017 iuran PGRI Ranting SMKN 3 Bantaeng hanya mampu memenuhi Rp.  20.000 dari Rp. 25.000 yang jadi kesepakatan konferensi PGRI Kabupaten Bantaeng.