Minggu, 30 Mei 2021

Menakar Bakti Pengurus PGRI Sesuai Dengan Nama Besarnya

 


Syafruddin, S.Pd., MM sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng dalam kesempatan yang diberikan oleh panitia pelaksana kegiatan pelatihan Jurnalistik PGRI Provinsi Sulawesi Selatan yang dilaksanakan di gedung guru Kabupaten Bantaeng yang beralamat di Jalan PGRI Raya Kabupaten Bantaeng menjelaskan bahwa Peran kita sebagai guru yang akan menjaga peradaban ini dan akan mencetak generasi pelanjut kita ke depan yang tentu lebih baik dari kondisi kita hari ini. Materi yang di tawarkan kepada saya hari ini adalah merupakan materi sisipan. Intinya adalah bagaimana PGRI bisa melahirkan kader-kader yang mampu menulis, menyampaikan informasi informasi melalui bahasa kita sebagai seorang pendidik. Saat sekarang ini Informasi-informasi yang disuguhkan oleh media baik media cetak maupun media online hampir seluruh media utamanya media lokal menyampaikan konsep pendidikan yang salah. Hal ini disebabkan karena yang menulis itu adalah orang yang tidak paham tentang pendidikan. Oleh sebab itu yang paling tepat untuk memberikan informasi-informasi tentang pendidikan kita berharap dari guru. Lebih lanjut Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng berharap jika kita berbicara tentang proses belajar mengajar Insya Allah tanpa membuka buku kita akan hafal mulai dari A sampai Z konsep pendidikan atau konsep pembelajaran yang baik dan benar. Akan tapi kalau orang yang menyampaikan informasi pendidikan itu adalah orang yang tidak pernah belajar tentang itu mereka hanya berbekal dengan kartu pers mereka yang disiapkan untuk mereka itu menjadi wartawan, maka pasti konsep pendidikan kita akan salah arah dan cenderung terpolitisasi.
Politik organisasi kita di era kekinian ini sebenarnya diarahkan agar organisasi PGRI dapat dipahami oleh teman teman pers di luar bahwasanya PGRI ini adalah organisasi profesi yang diakui oleh pemerintah di Republik ini.

Kita hampir setiap saat mendengar dan merasakan bahwa organisasi profesi terbesar di Republik ini adalah PGRI, akan tetapi di dalam kegiatan kegiatannya ternyata PGRI itu tidak berbanding lurus dengan nama besarnya bisa kita bayangkan kalau hari ini kegiatan yang diselenggarakan oleh PGRI Provinsi Sulawesi Selatan yang meliputi Wilayah Kabupaten Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, dan Selayar. Akan tetapi PGRI Kabupaten Bulukumba tidak mengirim utusan, hal ini tentu bertanya apakah pengurus organisasi PGRI di Kabupaten Bulukumba tidak peduli dengan hal hal berhubungan dengan kegiatan peningkatan kapasitas anggotanya. Saya yakin pengurus PGRI di Bulukumba jumlahnya sama banyaknya dengan pengurus PGRI yang ada di Kabupaten lain. Lalu apa yg menjadi alasan sehingga kita tidak ada niat ambil bagian pada peningkatan kapasitas anggota PGRI di wilayah kabupaten kita masing masing.

Hal ini adalah sebuah persoalan yang harus kita pikirkan bersama bagaimana memberikan kontribusi di dalamnya dan bagaimana caranya supaya PGRI dengan nama besarnya itu berbanding lurus dengan kapasitas dan kompetensi layanan yang diberikan kepada anggotanya. Saya sudah menghitung pengurus Kabupaten jumlahnya 21 orang, pengurus cabang juga 21 orang berarti kalau ada 10 cabang maka ada 210 orang pengurus ditambah pengurus Kabupaten berarti sudah 231 orang. Jadi kalau ada panggilan kegiatan Katakanlah kita dipanggil untuk donor darah, maka kalau pengurus yang 231 orang tersebut punya konsep untuk mempertahankan nama besar organisasi PGRI itu ambil bagian pada kegiatan donor darah, maka saya yakin kata Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng petugas rumah sakit itu sudah kewalahan melayani partisipasi pengurus PGRI untuk ikut donor darah.
Kegiatan hari ini mengantar kita berpikir bahwasanya pengurus PGRI itu harus mampu membesarkan organisasinya, sehingga Pengurus PGRI Provinsi untuk mencari peserta saja pada kegiatan hari ini kalau itu dikemas dengan baik, maka dampaknya terlalu ringan.
Kalau kita mencoba mempelajari sejarah berdirinya organisasi PGRI ini ternyata para pendahulu kita adalah pemeran utama yang ikut menyempurnakan berdirinya Republik ini dan ikut memberikan kontribusi kepada negara supaya pelaksanaan pemerintahan ini bisa berjalan dengan baik.
Organisasi besar PGRI memiliki tujuan untuk mengawal layanan hak-hak buruh pada umumnya dan guru pada khususnya. Oleh karena itu mari kita mencoba untuk mencintai organisasi ini, Mari kita mencoba belajar sejarahnya. Kondisi kita hari ini itu sangat menentukan sebagai pelanjut pejuang-pejuang yang berada di garis depan yang telah mendahului kita. Penggalan-penggalan waktu Indonesia merdeka sesungguhnya menjadi bagian yang penting untuk kita harus analisa bulan berganti tahun dan seterusnya dan ujungnya itu detik pun akan berganti.
Penggalang waktu itu Cuma terkadang kita tidak mampu memanfaatkan dengan baik. Mari manfaatkan Kekuatan media internal yang kita miliki. Selanjutnya kekuatan internal kita gandengkan dengan Kekuatan media eksternal seperti Tribun Timur dan media lain yang tergabung dalam organisasi media JOIN atau media-media yang lain. Maka kalau semua kekuatan ini Bergerak bersama Insya Allah ah ah kita akan disuguhi oleh beragam informasi pendidikan.
Akhirnya Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng berharap agar setelah kegiatan pelatihan jurnalistik, maka berita dan informasi tentang media pendidikan informasi-informasi tentang proses belajar mengajar di sekolah agan serentak kita dapat mempublikasikan pada media yang tepat dan benar.
amykajang@gmail.com

Sabtu, 29 Mei 2021

PB PGRI Kabupaten Selayar vs PB PGRI Bantaeng

 


Suara Guru Kabupaten Bantaeng,

Pengurus Persatuan Bulu Tangkis Pengurus PGRI Kabupaten Selayar melakukan kunjungan Balasan ke Kandang Pengurus Persatuan Bulutangkis PGRI Kabupaten Bantaeng ( Sabtu, 29/5/21). Kali ini PB PGRI Kabupaten Selayar datang dengan 10 Pasang Pemain Putra dan 4 Pasang Pemain Putri dengan manajer Tim H. Muhammad Ali, S.Pd. sebagai Ketua PB PGRI Kabupaten Selayar. Tim PB PGRI Kabupaten Selayar dijamu di Gedung Olah Raga (GOR) Mallilingi Kabupaten Bantaeng.

Kegiatan ini adalah merupakan kunjungan balasan atas kunjungan pertandingan persahabatan oleh Tim PB PGRI Kabupaten Bantaeng ke Selayar pada bulan Maret 2021 yang lalu. Muhammad Yumri, S.Pd sebagai Ketua PB PGRI Kabupaten Bantaeng berharap agar pertandingan persahabatan ini dapat menginspirasi dan memotivasi teman teman guru dalam mengedukasi diri dan kapasitasnya menyambut event kegiatan pada kegiatan PORSENI PGRI Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2022 yang akan datang.

Lebih lanjut Muhammad Yumri berharap agar Club’ PB PGRI Kabupaten Bantaeng dapat dioptimalkan kapasitas dan kekompakan tim PB PGRI Kabupaten Bantaeng dalam meningkatkan kompetensi dan prestasi tim.

amykajang@gmail.com


Bidang Infokom PGRI Zona Selatan Selatan: Diklat Jurnalistik

 


Bantaeng, SUARAGURUBANTAENG –

Jurnalistik sebagai proses, teknik, dan ilmu peliputan, penulisan, dan penyebarluasan informasi aktual (berita) melalui media massa. 

Dalam hal ini, PGRI Sulsel menggelar pelatihan Jurnalistik kepada para Guru, terkhusus kepada Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi Pengurus Kabupaten, Cabang dan Cabang Khusus di zona Selatan-selatan PGRI Kabupaten Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba dan Selayar.

Sebanyak 60 peserta mengikuti Pelatihan Jurnalistik tersebut, yang diadakan oleh PGRI Sulawesi Selatan, di Gedung PGRI Bantaeng, Jalan Raya PGRI Bantaeng, Sabtu (29/5/2021).

Kegiatan Pelatihan Jurnalistik di zona bagian Selatan-selatan bagi guru-guru ini mengundang pemateri Zulkarnain Hamson selaku Direktur Pusdiklat Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Nasional, Syafruddin, S.Pd., MM (Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng), Seharani (Ketua Biro Infokom PGRI Sulawesi Selatan), Muhammad Yusuf, S.Ag., M.Pd (Ketua Bidang Infokom PGRI Kabupaten Bantaeng) dan Ketua JOIN Jeneponto Arifuddin Lau, SS. 

Muhammad Yusuf sebagai Ketua Bidang Infokom PGRI Kabupaten Bantaeng berharap agar pelaksanaan pelatihan Jurnalistik PGRI Provinsi Sulawesi Selatan yang diselenggarakan di Kabupaten Bantaeng ini dapat mengakselerasi perkembangan informasi kegiatan dan inovasi para dewan guru dalam pengembangan pembelajaran pada setiap Cabang dan Ranting PGRI di wilayah PGRI Zona Selatan Selatan. Wujud dari hasil kegiatan hari kami sebagai panitia pelaksana berharap dapat tercipta rumah informasi (blogger gratis/berbayar) melalui program digitalisasi dan publikasi berita kegiatan PGRI Cabang masing masing. 

Pelatihan Jurnalistik dibuka langsung oleh Ketua PGRI Provinsi Sulsel Prof. Dr. H. Asnawi Haris, M.Hum. Dalam sambutannya beliau mengapresiasi kegiatan Pelatihan Jurnalistik yang diadakan oleh PGRI di Zona Selatan-Selatan yang dihadiri oleh Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba dan Selayar.

“Saya berharap dengan adanya Pelatihan Jurnalistik ini para peserta dapat memahami dunia jurnalistik yang telah disampaikan oleh narasumber serta mengembangkan materi tersebut dalam bentuk karya ilmiah yang dapat dipublikasikan di sejumlah media” jelasnya.

Sebelumnya pelatihan Jurnalistik juga pernah dilaksanakan, setiap tahun panitia selalu memberikan nuansa berbeda.

“PGRI Sulawesi Selatan akan juga telah menggelar Pelatihan Jurnalistik yang akan dipusatkan di Makassar. Kemudian akan diikuti oleh Kabupaten Takalar dan Gowa. Selanjutnya di Pangkep, Maros dan Barru. Demikian pula dengan daerah wilayah Toraja dan Enrekang dan Luwu Raya, ungkap Asnawi.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana Pelatihan Jurnalistik  Seharani Husain menjelaskan bahwa pelaksanaan pelatihan jurnalistik di Bantaeng yang diikuti oleh Jeneponto, Bulukumba dan Selayar berlangsung tanggal, (29-30 Mei 2021).

“Insya Allah, pelatihan jurnalistik untuk pengurus PGRI di Sulsel untuk Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi Pengurus Kabupaten, Cabang dan Cabang Khusus ini di upayakan rampung bulan Juni,” pungkasnya. 


Jumat, 28 Mei 2021

Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng Apresiasi Pembentukan Club' Olahraga PGRI Cabang Tompobulu

 


Suara Guru Kabupaten Bantaeng,

Pengurus PGRI Kabupaten Bantaeng melantik Pengurus Club Olahraga PGRI Cabang Tompobulu di Gedung Olah Raga Labbo Kecamatan Tompobulu Kab Bantaeng. Pengurus PGRI Cabang Tompobulu dalam kegiatan ini memiliki tema  melalui Club Olahraga Kita Tingkatkan sinergitas Dalam Mengembangkan Kompetensi Cabang Olahraga (28/5/2021).


Turut Hadir dalam kegiatan ini adalah Syafruddin, S.Pd., MM sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng, Muhammad Yusuf,S.Ag., M.Pd. (Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi), Edy Hariady, S.Pd ( Ketua Bidang Advokasi dan Perlindungan Hukum), Muhammad Yumri, S Pd. (Ketua Bidang Olahraga),  Muhammad Amir, S.Pd., MM sebagai Ketua PGRI Cabang Tompobulu, Rajuddin, S.Pd., MM Sebagai PGRI Cabang Gantarangkeke dan Segenap Pengurus Club Olahraga PGRI Cabang Tompobulu.

Muhammad Amir dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pengurus PGRI Kabupaten Bantaeng atas motivasi dan support dalam setiap langkah dan kegiatan yang dilaksanakan oleh pengurus PGRI Cabang Tompobulu. Lebih lanjut Ketua PGRI Cabang Tompobulu berharap agar Club’ Olahraga PGRI Cabang Tompobulu ini dapat melakukan rekrutmen dan seleksi serta membina para atlit kita semoga dapat mengukir  berprestasi pada lomba dan pertandingan olahraga pada tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.


Syafruddin, S.Pd , MM dalam sambutannya berharap agar program pembinaan Club’ olahraga Cabang Tompobulu bisa menjadi inspirasi bagi pengurus cabang PGRI yang lain. Oleh karena beliau memerintahkan kepada Ketua Bidang Olahraga PGRI Kabupaten Bantaeng untuk mendesain secara rapi Club’ Pembinaan Olah Raga Setiap Cabang Olahraga yang di pertandingkan pada Pekan Olah Raga dan Seni PGRI pada tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.


Jumat, 21 Mei 2021

Halal Bihalal Pengurus PGRI Kabupaten Bantaeng

 


Suara Guru Kabupaten Bantaeng, Jumat 21 Mei 2021 Pengurus PGRI Kabupaten Bantaeng menyelenggarakan kegiatan  Halal Bihalal di rangkaikan dengan rapat pengurus PGRI Kabupaten Bantaeng dalam rangka Persiapan  menyambut Tim Bulu Tangkis Pengurus PGRI Kabupaten Selayar yang Insya Allah direncanakan pada Hari Sabtu 29 Mei 2021 berlangsung di Gedung Olah Raga Kabupaten Bantaeng sekitar Jam 19.00 sampai selesai. Tim PB PGRI Kabupaten Selayar beranggotakan sekitar 10 Pasang Pemain Putra dan 4 Pasang Pemain Putra.

Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada pendonor sebagai aksi kemanusiaan PGRI Kabupaten Bantaeng di Aula SMAN 4 Bantaeng pada hari Rabu 19 Mei 2021. Rencana donor darah berikutnya akan di laksanakan  per Cabang. Lebih lanjut Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng merasa di PGRI sebagai organisasi besar miliki titik lemah dalam merespons kapasitas sebagai organisasi profesi diantaranya adalah PGRI sebagai organisasi besar tapi respon rendah pada partisipasi peningkatan mutu guru, oleh karena itu Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng mengajak genjot layanan partisipasi peningkatan mutu guru dimulai dari partisipasi Pengurus PGRI baik pada tingkat Ranting, Cabang/Cabang Khusus dan Pengurus PGRI Kabupaten. Mari kita jadikan kekurangan itu sebagai start awal untuk membentuk sebuah tim  untuk mencoba mendesain Kegiatan kegiatan kita kedepan agar bisa memperlihatkan nama besar kita itu berbanding  lurus dengan partisipasi teman-teman guru di lapangan. 

Lebih lanjut Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng berharap agar partisipasi pengawas pendidikan bisa menyampaikan dan  mengajak  partisipan  dari sekolah Binanya dalam kegiatan-kegiatan yang terkait dengan agenda organisasi kita kedepan dan berharap support ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng sebagai satu-satunya wadah yang kita harapkan dapat menjadikan pembinaan siswa itu adalah menjadi pusat perhatian kita bagaimana siswa di dalam kondisi apapun untuk diberikan layanan yang terbaik tapi lagi-lagi layanan terbaik itu hanya bisa kita berikan kalau kita miliki kapasitas. Oleh karena itu Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng berharap kepada  Tim Kolaborasi antara APKS dan SLCC PGRI Kabupaten Bantaeng nanti bisa mendesain kegiatan yang mungkin bisa kita tarik ke Kabupaten tidak usah kita menunggu PGRI Provinsi. 

amykajang@gmail.com


Selasa, 18 Mei 2021

PGRI Kabupaten Bantaeng Selenggarakan Donor Darah

 


Suara Guru Kabupaten Bantaeng, Rabu 19 Mei 2021 Pengurus PGRI Kabupaten Bantaeng menyelenggarakan kegiatan donor darah peduli  dalam rangka upaya menanggulangi kekurangan stok darah di RSUD Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng. Syafruddin, S.Pd., MM sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng mengambil langkah antisipasi dengan melakukan donor darah di Aula SMAN 4 Bantaeng pada hari Rabu 19 Mei 2021 Jam 9.00. Syafruddin, S.Pd., MM berharap agar pihak rumah sakit  membuat jadwal Donor darah secara periodik,  kemudian kita ajak teman-teman guru berpartisipasi. Dalam kegiatan ini teman teman guru yang menyatakan siap bergabung bersama mendonorkan darah nya adalah sekitar 62 orang.

Lebih lanjut Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng telah mengusulkan agar data pendonor hari ini kita  serahkan kepada penanggung jawab hari ini untuk kita ambil baik-baik datanya dan selanjutnya secara periodik setiap 3 bulan setelah hari ini,  kita  ingin   mengajak dan menginspirasi semua pihak supaya bisa berkontribusi dalam urusan kemanusiaan dan kalau misalnya ini bisa dilakukan di seluruh tingkatan atau Pengurus PGRI Cabang atau Cabang Khusus. Sehingga kalau ini kita sudah lakukan secara berkelanjutan, maka Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng berharap agar tidak ada lagi pihak yang mengatakan bahwa RSUD Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng kekurangan stok darah.

Insyaallah Kami nanti kata ketua PGRI Kabupaten Bantaeng akan buat program     atau ditetapkan titik-titik kegiatan pelaksanaan donor darah pada setiap Cabang/Kecamatan, sehingga tidak usah terpusat di SMAN 4 Bantaeng misalnya di Banyorang ada satu titik atau bisa di laksanakan per Kecamatan agar teman-teman  guru dalam urusan ini bisa dimudahkan dalam berkonstribusi untuk urusan kemanusiaan ini atau mungkin kita bisa pakai pihak rumah sakit  yang    menjemput di SMA 4 Bantaeng ini hanya sebagai sebagai sebuah gerakan awal yang kira-kira ini akan berkelanjutan secara periodik dimasa yang akan datang.

amykajang@gmail.com


Minggu, 16 Mei 2021